Selasa, 22 Juli 2014

Trip 6 - Ke Pabrik dan Safety Center

Tanggal 5 Juni 2014 Janjian jam 7 dijemput soanya kita mau menuju luar kota ke pabrik Pop Corn, namanya Darda Popcorn, J & E cooperation di Chungcheongman. Seperti biasa sarapan roti, kentang, telur scramble egg. Di jalan jemput QA sana, jadi kita berempat ke pabriknya. Janjian jam 10 pagi. Sebelum sampai pabrik, kita berhenti di supermarket kecil beli minum dan ke toilet dulu. Ternyata yang punya minimarket bisa Bahasa Inggris. Wah seneng dia bisa ngobrol bahasa Inggris sama mama dan teman mama. Tiba di pabrik, kita nggak disalamin loh. Yang disalamin Cuma orang Korea saja oleh Top Mgt sana. Baru pas anak buah mereka datang (kepala pabrik, QA,RND), mereka salaman dengan mama dan teman mama. Pas mama minta kartu nama bos mereka, bosnya bilang kan sudah sama anak buah saya. Oooo gitu yaaa… hmmmm kasta ternyata Sudah lihat proses produksinya, lanjut cari makan siang. Bos mau ngajak kita makan bulgogi, beef katanya. Pas udah masuk ke restonya, ternyata Bab… semua. Hiiiiii… jatuh selera makan. Kita akhirnya ke Gedung Lottemart Dept store. Di sini makan shabu-shabu. Lumayan enak dan ketemu sayuran. Alhamdulillah. Seperti biasa dipastikan dagingnya dari mana dulu. Dari sini langsung kita ke Safety Center di daerah Yeoungdeungpo. Asik bener di sini. Lab equipmentnnya lengkap. Di sini mama shalat sebelum mulai meeting. Musafir hehehe. Lucunya mereka di sini belajar bahasa Indonesia tapi nggak bisa bahasa Inggris. Bahasa Indonesia juga mereka baru mulai berlajar. Pulang malam. Seperti biasa cari makan sendiri. Teman mama kebetulan sakit. Jadi mama jalan sendiri ke Lottemart – Lotteria. Aman Alhamdulillah. Sampai hotel jam 11 malam. Biasa, rutinitas nyuci, setrika dulu hahahahah

Trip 5 - Keliling lagi

Tanggal 4 Juni 2014 Tidur nyenyak sekali. Sarapan di Lt 11. Wuihh… pemandangan keren abis. Pemandangannya ke arah Lotteworld dan Danau Seokchon. Menunya tinggal pilih. Cuma roti, telur ,sosis, kentang doang plus jus atau the/kopi. Menu satu porsinya gede banget kayak buat kuli. Jam 8 pagi bos mama jemput. Seperti biasa dia nyetir. Mama dan teman mama duduk di belakang. Jadi orang korea ini males naro barang di bagasi. Jadi mending taro di sebelah kursi setir. Bos mama nyetirnya ngebut terus. Setiap belokan selalu berbunyi dan berdecit. Ternyata bukan satu2 nya yang berdecit. Terlihat pas parkir di basement banyak mobil yang begini. Skedul hari ini ke Homeplus di area Yeongdeungpo (sekitar 2 jam dari hotel), ke Costco di Yang Phong Seoul, Vic Market di Yeongdeungpo dan E-Mart Star di Star City. OTW ke tujuan pertama, bos ngisi bensin. Seperti biasa petugas pom bensin bapak2 sudah berumur yah… 60 an lah. Lanjut cuci mobil otomatis. Nah yang ini Cuma 10 ribu perak nyucinya. Ternyata 4 Juni ini sedang ada Pemilu di seluruh Korea. Jadi arah ke Yeongdeungpo ini macet karena banyak yang mau liburan. Kesan mama selama 1 jam di perjalanan, jalanan di sini rapi, nggak ada yang minta2 apalagi polisi cepek. Cuma mama ketemu ada yang dagang asongan pas macet. Alhamdulillah di Homeplus dan Vic Market lancar. Malah pas ke Vic Market (ini punya Lottemart loh tapi konsepnya grocery), kita mampir beli jus di Lotteria. O ya, di Vic Market ini, gedungnya ex Lottemart jadi langit-langit nggak terlalu tinggi. Kita parkir di basement. Enaknya di sini ada lampu merah dan hijau sebagai penanda kalau tempat parkir terisi atau kosong. Habis dari Vic Mart, langsung makan siang. Bingung kan nyari apa? Mama bilang, mau seafood. Cari aman dari halalnya. Di Food cort sini, semua pasang dummy food yang Cantik-cantik. Kalau di Indonesia sih biasanya restaurant yang mahal saja yang pasang dummy begini. Mama pedan mie seafood. Rasanya? Aneh hehehhahahaha. Seperti biasa air minum free. Tinggal ambil dari dispenser. Dingin pula, enak. Jangan lupa ya, kalau sudah makan harus diberesin sendiri. Di sini kalau pesan makanan, sesudah bayar, dikasih nomor pesanan karena makanan harus diolah dulu. Kalau makanan udah siap, nomor pesananan akan bergetar tanda makanan sudah siap dan tinggal diambil. Di Korea nggak disediakan kantong plastic. Kalaupun mau harus beli. Customer disediakan dus bekar (semacam Lottemart Wholesale sini) plus disediakan tali dan tape nya. Trolley pun sewa loh dengan jaminan. Jadi kita beli coin untuk pake trolley. Sesudah selesai baru coin ditukar lagi. Kalau beli buah, udah dipack termasuk sayuran. Nggak ada acara milih-milih ya. Buah udah dipack dus Cantik. Jadi, SDM dikit banget di sini. Tinggal naro barang, udah. Kecuali semangka ya. NGgak dikemas tapi disediakan tali raffia yang udah diulir bentuk jarring tinggal PLUK!! Masuk deh. Hampir semua retail punya tenant indoor yang menjual biji2 an trus tinggal digrinder. Ternyata di Korea mereka senang minum serbuk aneka macam biji2 an. Enak juga loh. Mama nyoba pas ada free tester di sini. Termasuk juga yang menjual biji kopi, tinggal disanggrai di tempat dan digiling ditempat. Hmmm nikamt naget ya. Next ke Costco. Widiihhh ini toko kepunyaan Amerika penuuhhh banget. Parkir aja susah. Mama dan teman mama didrop untuk ngelihat ke dalam. Dan ampyunnnnn rammeeeee banget. Padahal kalau mau belanja di sini harus bayar iuran dan mahal loh hampir 700 ribuan setahun. O ya, parkiran di sini pake lift loh mobilnya. Walaupun banyak mobil di sini, parkir di pinggir jalan boleh-boleh saja asal nggak lama. (harus tahu diri ya definisi sebentar beneran sebentar paling Cuma 15 menit). Nggak ada tukang parkir loh…… Kalau lama, silakan parkir di gedung-gedung terdekat dan muahal. Satu jam +/- 60 ribu rupiah. Di Korea Cuma orang kaya yang pake driver coz gaji driver aja bisa 30 juta rp (ckckckcckck). Ternyata rencana ke E-mart star nggak jadi. Langsung pulang ke hotel. Alhamdulillah masih terang, bisa shalat Asahar dan Zuhur. Bos ada janji makan malam sama keluarga ebsarnya. Mama dan teman mama disuruh cari makan ke Lottemart, tinggal jalan kaki saja. Kita jalan kaki mengelilingi danau. Masih rame loh. Dan di sini jam 8 baru Maghrib. Mama ke Lotte jam 9 malam – an. Masih banyak orang yang jogging, berpasangan, atau bawa anjing. Di tempat gym umum di taman pun masih banyak yang olahraga. Banyak yang sudah berumur loh. Seperti biasa mama Cuma pesen French fries Lotteria plus minum. Itu doang. Pulang ke Hotel jam 11 malam. Seperti biasa diawali dengan ritual mencuci plus di akhir menggosok baju hahahahaha.

Trip 4 - Keliling dan ke HQ

Mengunjungi E-mart di daerah Gusung, Seoul . Tokonya rapiiii benar karena menggunakan system RRP (Ready Retail Pack). Jadi dus langsung buka bagian atas depannya, langsung display. Nggak perlu banyak SPG coz di Korea SDM dikit banget. Anak muda males nikah dan apalagi punya anak. Jadi piramida penduduknya kerucut. 90% SPG di sini oma-oma loh… part time memang… tapi jarang ada anak muda, Kasir pun oma-oma hahahahaha. Karena mama pagi makannya Cuma donat, disuruh lah milih mau makan apa. Yang paling aman, minta makan telur kalau nggak seafood. Mama makan nasi hitam campur putih yang ditaroh di wadah kayu, sama seafood yang wah porsinya. Pertama pramusaji nyajiin minum dulu (selalu air minum dan dingin), lanjut appetizer kimchi dan teman-teman baru main course. Rasa makanan di sini nggak terlalu kental / kuat spicynya tapi mama berusaha menerima rasa yang aneh-aneh ini. Selesai dari E-mart langsung menuju kantor Lottemart di daerah di daerah JAMSIL di gedung namanya Lottemart Castle . Jadi di daerah Jamsil ini area bisnis Lotte mengumpul berdekatan. Mulai dari Lotteworld; Lotte Casle, Lotte Hotel, Lottemart supermarket, E-market (elektroniknya Lotte), sampai ke clinic juga ada. Gede memang. Dan sekarang lagi ngebangun gedung tertinggi di Korea namanya Lotte tower, di JAMSIL juga. Infonya tingginya sampai 555 meter mengalahkan gedung yang tertinggi sekarang namanya HANWHA tower masih di Seoul juga. Mama beberapa kali melewati gedung ini. Gedung Lotte Castle keren abis. Cari parkiran susah sama lah kayak Jakarta. Masuk ke Lt 6 berlapis-lapis sampai ke office space ruangan training nya. Sampai ID harus di tap model Komuterline hahahaha. Di sini supplier dan MD kalau bertemu harus janjian beberapa hari sebelumnya dan meeting harus sesuai skedul. Ada daftar jadwal meeting terpampang di TV. Jadi nggak boleh telat dan jangan ngeduluin hahahaha. Alhamdulillah mama cukup bagus diterima di sini. Presentasi 2 sesion plus melihat proses development produk baru. Ada ruangan panel test dan preparasi sample yang cukup luas dan lengkap. Iri deh hahahahahaha Sepulang dari sini, mama diajak makan malam bareng orang2 korea di sini. Ada 8 orang yang ngajak. Kita makan Yakiniku tapi mama selalu pastikan kalau beef dari NZ atau aussie. Mereka bilang, dari NZ karena kalau Korea sapinya muahal banget. Jam 8 malam di sini adalah waktunya maghrib. Pantesan mereka pulang selalu malam minimal jam 9 malam karena jam 8 aja kayak maghrib hahahaha. Kita makan pake 3 meja. 2 meja digandeng, mama misah. Ooooooooo….. ternyata mereka makan pork … sementara mama beef. Duuhhh… walaupun ada exhaust hood yang bisa ditarik ulur kayak belalai gajah, tetap aja mama merasa bersalah duduk dengan mereka dengan asap pork mengarah ke kita-kita. Bener nggak nafsu banget. Beef dibantu dipotong-potong sama satu orang pramusaji dan… tentu saja sudah berumur hahahaha. Sementara yang lain sambil makan pork dan soju, mama udah pengen pulang ke hotel. Maklum kaki tambah lecet dan sakit…… akhirnya bos paham dan mama diantar pakai taxi. Maklum mereka sudah minum soju. Sampai di hotel, langsung mandi total (hiiiii kan belum shalat maghrib, niat mandi junub- kena asap makanan haram). Nggak lupa nyuci baju (hahahahahaha……. Self laundry). Bawa rinso cair loohh dari Jakarta plus gantungan baju banyak hahahahaha. Udah beres langsung tidur… nyenyak banget.

Trip 3 - Korea Selayang Pandang

3 Juni 2014 Alhamdulillah penerbangan smooths. Korea ini 2 jam lebih awal dari WIB jadi sama dengan WIT. Menjelang jam 5 subuh (Waktu Korea), mama shalat shubuh dengan tayamum. Total penerbangan 6 jam 30 menit. Pagi hari mendarat. Bandara Incheon bagus, tapi buat mama hampir sama kayak Hasanuddin Makasar. Cuma lebih gede. Setelah ambil koper dan imigrasi (dan pasti ramah banget), Boss ajak sarapan. Mama inget harus cari yang Halal. Akhirnya makan di Dunkin Donnuts (cheese), langsung cari bus ke Seoul. . Di Korea ini wifi dimana-mana. Nggak perlu lah sampe ganti kartu. Cuma mama pas di Bandara ini nggak bisa aktif HP nya karena belum setting dan cari wifi yang mau dipake (hahahaha katro). Mama naik bus nomor 503 ke Jamsil. Boss yang bayar lah, pakai T-card yang infonya diisi ulang setiap bulan pake credit card. Pokoknya minimalisasi pake cash di Korea ini. O ya, Incheon ini berupa pulau dihubungkan sama jembatan Incheon yang katanya paling panjang di Korea. Jembatan lebar dan relative lancar lah. Jembatan ini melewati laut. Sayang mama keburu ngantuk karena di pesawat susah tidur keasikan nonton film Korea dan Jepang . hahahahaha… jadi beneran nggak tahu apa yang dilewati selain jembatan ini. Padahal kata teman mama ngelewati banyak terowongan panjang-panjang hahahaha… nyesel deh!!! Pas kita datang pas hujan dan Boss sudah bilang sebelumnya kalau Selasa 3 Juni 2014 hujan. Rintik-rintik tapi awet banget. Perjalanan dari Incheon ke Jamsil sekitar 60 menit. Bus nya bagus. Seat 1-2. Diberi minum cup gratis ambil sendiri. Supir sudah senior dari umur. Di Halte Jamsil, nunggu sebentar nggak lama ada anak buah Bossbawa mobil sewaan . Mama dan tante hanny langsung ke hotel dianter Boss yang nyetir sendiri. Di sini setir di kiri jadi jalan di sisi kanan. Ngebut-ngebut. Cuma aman karena banyak lampu lalu lintas dan zebra cross. Orang nyebrang aman. Hotel Mama namanya Hotel Lake karena letaknya di depan Danau Seokchon dimana di situ juga ada Lotteworld tempat wisata sejenis Trans Studio. Hotelnya bagus, ternyata 1 kamar berisi 1 bed single dan 1 bed double. TV besar, cukup luas. Semalam sekitar 1.5 juta rupiah termasuk breakfast. Perlengkapan mandi (sabun, shampoo) pakai botol besar. Lengkap ada hairspray, conditioner, dll seperti biasanya. Bath tube, dan sprayer juga lengkap. Bedanya WC nya pakai tombol otomatis. Ada yang buat nyemprot BAB, BAK, angin aja. Hahahahaha. Remote ruangan Cuma 1 tapi lengkap untuk semua fungsi. Di kamar juga dilengkapi 1 dispenser Hot Cool yang dihubungkan dengan saluran air minum. Jadi nggak usah bingung kekurangan air. Wi fi? Full banyak pilihan dan tidak dilock. Jam 1 siang mama dan teman mama dijemput Boss jam 1 siang. Nah di sini nggak ada alasan telat karena nggak ada macet. Kalau janji jam 1 teng harus jam 1 teng juga. Mama shalat zuhur ashar jama

Trip 2 - Korean Air

Pesawat Airbus Boing 777. Satu deret ada 10 seat yang economy class. Ternyata di sini banyak class nya. Paling tidak untuk excecutive ada 2 class. Yang paling depan yang kursinya bisa direbahkan jadi bed buat tidur. Yang kelas berikutnya yang seat besar-besar, baru deh economy. Bedanya dengan local flight, nggak sikut2 an pengen masuk duluan (xixixixixix). Seperti biasa, baby, child dan older people naik duluan. Baru dipanggil nomor kursi paling belakang sampai nomor sekian, terus terakhir economi yang agak depan. Mama bareng dengan orang CIMB Niaga yang jalan-jalan pergi ke Jeju Island buat best employee nya. Asik banget ya…… mereka masing-masing bawa koper merah (selain bagasi ya). Pesawat ampir full Cuma beberapa kursi yang kosong. Pesawat Korea Airline ini audio visualnya keren. Banyak fasilitas aplikasinya nggak Cuma movie, music, tapi juga games, informasi penerbangan, dll. Termasuk ada tempat buat charger HP loh. Pramugarinya tinggi dan tipis2. Bedanya dengan Garuda, pramugari ini datang ke bandara sendiri2 nggak dijemput kayaknya ya. Soalnya di Korea pun mama satu bus dengan pramugari dari bandara kea rah seoul dan dari seoul ke incheon. Pramugari ini gesit-gesit jalannya, model bu Hanny dosen mama di IPB yang kalau jalan gesit banget. Kalalu melalani penumpang, dia akan posisi jongkok untuk mendengar atau menjelaskan ke penumpang. Pramugarinya beberapa orang Indonesia loh dengan muka korea gitu dan pastinya mereka pun pintar bahasa Korea juga. Karena penerbangan malam, kita dapat selimut, sikat gigi/odol dan sandal tidur (hhmmm nggak tahu buat apa ya). Informasi pengumuman dilakukan pakai 3 bahasa, Korea, Inggris dan Indonesia. Sebelum dibagikan makanan, pramugari Tanya ke kita yang sudah pesan makanan HALAL yang mereka sebut MOME (Moslems Meal) dan ditanya mau minum apa. Setelah take off, dan posisi aman, pramugari mulai membagiakn tissue basah, kacang, dan minuman baru terakhir makan malam. Untung mama bawa mayonnaise dan saus sambal jagi ada rasa nya lah makanannya hahahhaah.

Trip 1 - Soeta - Incheon

Tanggal 2 Juni 2014 Flight KE 628 Korea Airline. Dari rumah sudah brangkat jam 16.30 dianter om Ujud ke X Trans Pool sector 7. Bawa Cuma 1 koper dan tas kerja. Salman mama tinggal dalam posisi menangis karena merasa belum siap UAS. Alhamdulillah ada om Ujud yang masih off baru mulai kerja hari Kamis nya. Perjalanan ke Bandara macet total. Alhamdulillah 16.30 mama sampai di bandara langsung shalat Maghrib di Exc Lounge BNI karena ternyata Check in baru dibuka jam 19.00 WIB. Mama salah strategi. Mama pake sepatu baru yang ada haknya. Adduuhhh lecet. Akhirnya setelah selesai shalat (maghrib dan isya) langsung ke alfamart di lt 1 untuk beli plester. Jam 19.30 mama check ini. Ternyata mama sudah ditaro di seat bersebelahan dengan teman mama, tante Hanny dan ditanya mengenai booking makanan Halalnya. O ya, masih pakai airport tax 150 ribu. Sudah beres baru masuk ke imigrasi (jutek banget petugasnya) , lancar, langsung ke ruang tunggu di Citibank Lounge. Nunggu teman mama dan keluarga Boss Cho datang. Alhamdulillah taman mama sampai juga. Wah di ruang tunggu international flight ini Lotte Duty Free gede banget. Jam 22.10 mama boarding dan lanjut menuju Incheon Seoul. Bismillah.

Minggu, 08 Juni 2014

Trip to Korea - 02 Juni 2014 - Jakarta CGK - Incheon Seoul

Cuti sehari untuk antar jemput Salman sekolah karena tanggal 2 Juni hari pertama UKK. Pulang sekolah langsung belajar lagi. Jam 4 sore lanjut ke X trans diantar Om Ujud karena papa masih banyak tamu di showroom. Naik Korean Airlines KE628 jam 22.05. Sudah pesan Halal Food selama perjalanan PP.